Langsung ke konten utama

Kaderisasi di Universitas Diponegoro Semarang



Assalamu'alaykum temen-temen, kali ini in syaa allah aku ingin berbagi sedikit informasi mengenai sistem kaderisasi di Undip yang udah aku jadikan paragraf-paragraf yang sederhana. Tulisan ini dibuat pada saat kaderisasi tingkat jurusan berlangsung 😊semoga bermanfaat teman-teman. Yuk disimak!


Universitas Diponegoro memiliki sebuah sistem yang menakjubkan dan tertata dalam membentuk insan-insan yang berjiwa kepemimpinan. Sistem ini dikenal dengan sebuah istilah, yakni kaderisasi.
Secara kolektif, sistem kaderisasi di Universitas Diponegoro bertujuan untuk menghasilkan kader-kader yang potensial secara internal maupun eksternal. Internal dalam hal ini adalah tentang bagaimana mahasiswa dapat memaksimalkan kemampuannya, baik di bidangakademik maupun non akademik,seperti kemampuan berorganisasi selama masa pendidikan. Sedangkan secara eksternal adalah tentang bagaimanamasing-masing individu memiliki keseimbangan antara hard skill dan soft skill. Pentingnya keseimbangan ini memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk dapat berkomunikasi dengan baik dengan pihak manapun yang akan dijumpai pasca pendidikan.
Selain itu, kaderisasi di Universitas Diponegoro ini mengusung sebuah visi,yaitu Communicator dengan target Diponegoro Muda mampu menyampaikan pemikirannya dengan baik, Professional dengan target Diponegoro Muda bersikap profesional di bidangnya, Leader, yaitu berjiwa pemimpin, Educator mampu membagikan ilmunya, Thinker memiliki sikap ingin tahu dan optimis dalam pemecahan masalah, serta Enterpreneur, yakni memiliki jiwa wirausaha.
                Kaderisasi ini disebut sebagai sebuah sistem karena keikutsertaan mahasiswa baru di dalamnya melalui tahap-tahap yang dinamis, dimulai dari Orientasi Diponegoro Muda (ODM) sebagai gerbang awal pengenalan universitas, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di tingkat jurusan dan fakultas yang menekankan pada pengenalan keadaan, isu, ketenagakerjaan, dan budaya di lingkup jurusan maupun fakultas yang diakhiri dengan penutupan Orientasi Diponegoro Muda.
                Kaderisasi ini dilanjutkan kembali sekitar 2 bulan atau lebih setelah masa tersebut yang dikenal dengan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa – Pra Dasar (LKMM-PD) yang diselenggarakan di tingkat jurusan dengan tujuan memberikan pendidikan dan pemahaman, serta bekal yang harus dimiliki oleh mahasiswa yag sifatnya individu, seperti manajemen waktu, berfikir prestatif, Ecopreneur, mengasah bakat dan potensi, kemampuan public speaking, teknik lobbying, berpikir kritis, pengenalan struktur dan tugas, serta fungsi organisasi dan unit kegiatan mahasiswa yang ada di lingkungan kampus.
                Menurut saya, kegiatan ini sangat solutif dan menarik dengan alasan kegiatan ini memberikan ruang kepada mahasiswa baru untuk menggali minat dan potensi yang dimiliki, berkreasi, memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk dapat berekspresi, berkarya, dan memperluas komunikasi antar-sesama mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini merupakan cara yang berbeda untuk memperluas lensa pandang manusia terhadap dunia mahasiswa dalam berbagai aspek, termasuk meningkatkan keinginan mahasiswa dalam hal organisasi dan kegiatan kemahasiswaan.
                Menurut Aaang Munawar Soleh selaku Wakil Ketua BEM Undip saat ini, kegiatan kaderisasi di Universitas Diponegoro menjadi sebuah momen yang membanggakan dan dapat dikatakan sebagai sistem kaderisasi paling rapi se-Indonesia. Kaderisasi ini tidak sekadar berjalan begitu saja tanpa acuan yang menjadi standar pelaksanaan kegiatan, tetapi di Undip terdapat Buku Biru yang berisi evaluasi kegiatan kaderisasi yang disahkan melalui lokakarya kaderisasi. Inovasi dan revisi dapat saja dimuat dalam buku ini kurang lebih setiap 2 tahun sekali.

                  Namun, di sisi lain yang menjadi kekurangan sekaligus tantangan bagi Undip saat ini adalah menjadikan setiap kegiatan kaderisasi ini dapat terpantau dengan baik oleh BEM Undip.

                    Kemudian, setelah LKMM-PD dilanjutkan dengan LMM tingkat dasar yaitu LKMM-D di tingkat fakultas dengan peserta yang mengikuti adalah peserta terpilih dari beberapa jurusan dalam fakultas masing-masing. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan kader-kader yang kelak akan bergabung dan menuangkan ide-idenya dalam membangun dan mengembangkan organisasi mahasiswa di tingkat fakultas.
                 Tahap paling akhir dari kaderisasi dai Undip adalah LKMM tingkat Universitas atau madya (LKMM-M) dengan tujuan merangkul mahasiswa baru yang kelak ditargetkan dapat menjadi pemimpin berbagai organisasi di Univerisitas Diponegoro. Dalam LKMM-M ini menitikberatkan pada tata cara komunikasi dan diskusi karena kelak yang menjadi sasaran organisasi adalah orang-orang dengan berbagai karakter, tujuan, dan aspirasi sehingga dapat dirangkum dalam suatu puncak yang disebut kesepakatan, kolaborasi, dan kerja sama. 

Sumber : 1. Aang Munawar Soleh
               2. BEM Undip Kabinet Pesona Undip

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Motivation Letter Open Recruitmen Rohis

Dalam kesempatan berbahagia ini, saya akan membagikan sedikit postingan mengenai movlet untuk mendaftar menjadi anggota rohis. Ada banyak versi movlet yang bisa teman-teman buat, to the point atau realita seperti curhat dengan kalimat-kalimat yang formal atau sampiran-sampiran disertai beberapa majas seperti yang saya buat di bawah ini. oh iya mengingatkan yaa, hak cipta atas nama penulis ya teman-teman. Percayalah, buah pikiran kalian in syaa allah lebih memuaskan. Selamat membaca ! Motivation Letter OPREC Asy-syifa 2018 Assalamu’alaykum Ku tatap aliran air yang dengan derasnya membentur bebatuan besar. Ribuan butirannya tertawa serentak dengan lantang. Tapi, mengapa memandangnya begitu menenangkan dan menyejukkan? Padahal, mereka tampak berdesakan penuh sesak. Mengalir tanpa peduli angin, hujan, panas, bebatuan, pepohonan, lumut, dan berbagai halang rintang di sekitarnya. Air bahagia dengan caranya sendiri. Ia tidak berhenti mengalir meskipun jutaan tangan meraihnya, ...

Hatiku Istiqomahku

Bismillah, ÙŠَا Ù…ُÙ‚َÙ„ِّبَ الْÙ‚ُÙ„ُوبِ Ø«َبِّتْ Ù‚َÙ„ْبِÙ‰ عَÙ„َÙ‰ دِينِÙƒَ ( Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alaa diinik ) “Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR.Tirmidzi, Ahmad, Hakim, dan dishohihkan oleh Adz Dzahabi) Sebuah kalimat do’a luar biasa yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah SAW kepada Rabb-Nya sehingga hatinya selalu dijaga dalam kebaikan. Sebagaimana disampaikan oleh Syaikh Sholih Al Fauzan bahwa baiknya hati adalah dengan takut pada Allah, rasa khawatir pada siksa-Nya, bertakwa dan mencintai-Nya. Jika hati itu rusak, yaitu tidak ada rasa takut pada Allah, tidak khawatir akan siksa-Nya, dan tidak mencintai-Nya, maka seluruh badan akan ikut rusak karena hati yang memegang kendali seluruh jasad. Jika pemegang kendali ini baik, maka baiklah yang dikendalikan. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruh yang dikendalikan. Demikian pula dengan komitmen, perihal yang tersusun atas keyakinan, keteguhan, dan ...